Liputan Curug Cimahi dan Air Terjun Pelangi

curug cimahi

Liputan Curug Cimahi dan Air Terjun Pelangi

Curug Cimahi – Libur kali ini kami ingin menikmati suasana alami dengan udara yang segar disebuah tempat di Bandung Barat. Sebetulnya rencana awal adalah ingin mencoba hiking ke Curug Brugbrug, namun mendapati sebuah spanduk bertuliskan Curug Brugbrug ditutup. Lalu kami lanjutkan perjalanan ke Curug Cimahi yang secara lokasi memang tidak jauh dari Curug Brugbrug.

Bahkan menurut warga sekitar aliran sungai yang sampai di air terjun Cimahi ini merupakan aliran air dari Sungai Cimahi. Dan pada bagian hulunya ada Curug Brugbrug dan curug lainnya.

Curug Cimahi sebetulnya tidak terletak di Kota Cimahi, lokasinya ada di Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat. Dan Curug Cimahi ini sebenarnya lebih dekat ke kawasan wisata Lembang.

Kami memilih menggunakan motor untuk liburan kali ini, karena suasana liburan biasanya membuat lalu lintas menjadi lebih padat dari biasanya. Betul saja di beberapa titik kami menemukan kemacetan, apalagi jalur ke lokasi wisata ini adalah termasuk jalur pariwisata. Setidaknya ada beberapa obyek wisata yang searah dengan air terjun yang kini bersolek dengan mengahirkan air terjun pelangi.

Baca juga : Liputan Curug Cimahi dan Air Terjun Pelangi

Objek Wisata di Curug Cimahi Bandung

Beberapa obyek wisata yang searah dengan Curug Cimahi adalah:

  • Kampung Gajah
  • Wisata Bunga Cihideung
  • Kampung Daun (Kuliner)
  • Jendela Alam Lembang (Graha Puspa)
  • Curug Tilu Leui Opat
  • Ciwangun Indah Camp
  • Dusun Bambu

Sampai di lokasi kami langsung bergegas mencari ruang kosong untuk memarkirkan kendaraan. Disana terdapat juru parkir yang bersiap membantu mencarikan space dan mengatur lahan parkir. Disini kita harus membayar uang parkir di muka, untuk sepeda motor di kenakan tarif sebesar Rp. 2.000,-

Selanjutnya kami menuju loket tiket yang tidak jauh dari lokasi parkir sepeda motor, kami langsung membeli tiket masuk sebesar Rp. 17.000,- per orang.

Memasuki lokasi wisata kami disambut dengan monyet – monyet yang bergelantungan di pohon dan di pagar-pagar pembatas. Tapi jangan khawatir karena monyet – monyet ini tidak mengganggu para pengunjung.

Dari sebelah loket Curug Cimahi sudah mulai kelihatan walaupun tidak jelas karena jarak yang cukup jauh. Melanjutkan perjalanan kami haru menuruni anak tangga, kalo tidak salah semuanya ada lebih dari 500 anak tangga. Jadi untuk berwisata ke Curug Cimahi sebaiknya persiapkan fisik anda. Jangan lupa untuk membawa minuman dan makanan secukupnya serta gunakan sendal gunung.

Perjalanan menuruni anak tangga memang cukup membuat kami berkeringat, untunglah ada beberapa shelter pemberhentian yang disediakan oleh pengelola. Setidaknya pengunjung dapat beristirahat disini sambil menikmati pemandangan dan suasana yang masih hijau dengan vegetasi pepohonan yang masih lebat.

Curug Cimahi Parongpong Bandung Barat

Di shelter ini disediakan kursi – kursi berwarna hitam yang sepertinya dibuat menggunakan bekas ban mobil. Meskipun begitu para pengunjung dapat ber istirahat cukup nyaman disini. Jumlah maksimal yang dapat beristirahat di shelter ini adalah 16 orang. Jika sudah banyak pengunjung yang beristirahat, sebaiknya memilih duduk di bangku tembok yang tersedia atau di tangga supaya lebih aman.

Setelah sampai di lokasi curug kita dapat menikmati kesejukan dan keindahan curug cimahi dari dekat. Kita juga bisa bermain air, namun demikian harus tetap waspada di sekitar lokasi.

Jika waktu malam hari sudah tiba kita dapat menikmati dan menyaksikan air terjun pelangi. Katanya pengelola memasang aneka lampu warna warni di balik aliran Curug Cimahi sehingga menimbulkan kesan warna pelangi di waktu malam. Ini sungguh merupakan pemandangan yang sangat indah untuk dinikmati.

Curug Cimahi ini di buka setiap hari untuk pengunjung yang ingin mengunjunginya. Namun demikian jika terjadi hujan, biasanya pengelola akan menutup sementara lokasi wisata ini. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi keselamatan, karena lokasi ini termasuk rawan longsor.