Bersatu dengan Alam di Kepulauan Derawan

Kepulauan Derawan

Bersatu dengan Alam di Kepulauan Derawan

Kepulauan Derawan yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, merupakan obyek wisata bahari yang mengundang decak kagum para wisatawan. Kepulauan Derawan memiliki pantai yang bersih, lautnya yang berwarna biru kehijauan, serta kekayaan biota lautnya yang menawan. Ini membuat Kepulauan Derawan menjadi persinggahan wajib bagi para penyelam setelah Raja Ampat dan Bunaken.

Dari 13 pulau termasuk Kepulauan Derawan, terdapat empat pulau terkenal yang mampu memberikan liburan tak terlupakan bagi wisatawan yang mengunjunginya. Empat pulau ini adalah Pulau Derawan, Maratua, Kakaban, dan Sangalaki. Keempatnya memiliki ciri khas sendiri-sendiri, sehingga amat rugi jika hanya mengunjungi pulau yang satu dan meninggalkan yang lain.

Pulau Derawan terkenal dengan pasir putihnya yang indah. Di pulau ini juga terdapat penangkaran penyu sisik dan penyu hijau yang dibiarkan hidup bebas di lautan. Pengunjung dapat mengejar penyu-penyu ini hingga ke air, atau mencoba bertanding renang dengan penyu. Terdapat juga fasilitas banana boat jika pengunjung ingin berkeliling kepulauan.

Pulau Maratua

Pulau Maratua yang berbentuk kecil panjang dengan lekukan tajam, terletak di sebelah selatan kota Tarakan. Posisi pulau ini ada di Laut Sulawesi dan merupakan pulau terluar Indonesia, berbatasan langsung dengan perairan Malaysia. Karena keindahannya, Maratua menjadi ikon kepulauan Derawan dan menjadi jujugan wajib bagi wisatawan.

Pulau Kakaban

Pulau Kakaban terkenal sebagai pulau yang unik. Terdapat danau yang terbentuk dari air hujan serta rembesan air laut melalui pori-pori tanah, menjadikannya danau berair payau. Danau yang diberi nama Danau Kakaban ini menjadi tempat hidup yang sangat baik untuk beberapa jenis ubur-ubur yang tidak menyengat.

Pulau Sangalaki

Sedangkan Pulau Sangalaki adalah pulau tak berpenduduk yang khusus digunakan untuk penangkaran penyu hijau. Di pantainya banyak hidup ikan pari manta yang hidup berkelompok. Pengunjung sebaiknya hati-hati karena ikan pari di sini cukup berbahaya. Mereka bisa berkelompok hingga 20 ekor dalam satu kawanan.

Kepulauan Derawan secara umum terkenal dengan spot divingnya yang amat bagus. Kepulauan Derawan merupakan habitat alami bagi penyu hijau dan penyu bersisik. Serta tempat hidup bagi beberapa flora langka seperti terumbu karang, padang lamun, dan hutan mangrove (bakau). Tidak heran, Kepulauan Derawan dicalonkan sebagai situs warisan dunia UNESCO pada 2005.

Menyelam di Kepulauan Derawan

Terumbu karang di Kepulauan Derawan memiliki tutupan karang rata-rata 17,41% untuk karang keras dan 27,78% untuk karang hidup. Jumlah spesies terumbu karang Derawan mencapai 460 sampai 470. Selain biota-biota tersebut, Derawan juga memiliki spesies yang dilindungi, yakni ketam kelapa, paus, lumba-lumba, dan dugong. Dengan demikian, Derawan memiliki kekayaan biodiversitas (keanekaragaman hayati) laut terbanyak nomor dua setelah Raja Ampat.

Eksotisme Derawan telah dikenal sampai mancanegara. Para penyelam kelas dunia tertarik mengunjungi Derawan karena taman bawah lautnya yang menakjubkan. Selain itu, eksotisme pulau-pulaunya terutama Maratua menjadikan Derawan dijuluki “surga dari Kalimantan Timur”.

Baca juga : Pantai Takabonerate Kepulauan Selayar

Untuk menikmati seluruh keindahan Derawan, Anda butuh waktu setidaknya 3 hari 2 malam. Perjalanan ke Derawan dapat dimulai dari Balikpapan atau Samarinda. Menuju Kabupaten Berau, Anda dapat memilih menggunakan jalur udara sekitar 45 menit, atau jalur darat dengan 20 jam perjalanan. Bagi Anda yang suka petualangan, jalur darat sangat menarik untuk dicoba. Anda akan diajak menelusuri jalanan sepanjang Kalimantan Timur, melewati Samarinda, Bontang, Sangatta, serta hutan-hutan dan kawasan terpencil. Anda akan dihibur dengan pemandangan burung-burung cantik serta rusa yang sesekali melintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.